Saturday, February 27, 2010

Dialog Khayal Di Sebuah Kamar

Bunda : Kenapa selalu melihat ke atas, Sayang?
Ananda : Lihat diatas ada bintang, Bunda.
Bunda : Iya, sayang. Bersinar ya..
Ananda : Tunjuk satu bintang untukku, Bunda.
Bunda : Mana bintang yang kau mau?
Ananda : Itu, Bunda. Bintang yang paling terang. Al Qur’an...
Bunda : Iya Sayang, Al Qur’an adalah bintang yang akan menyinari langkah kehidupanmu.
Ananda : Ada satu lagi, Bunda. Yang temaram di malam hari dan selalu kurindukan.
Bunda : Apa itu rembulan?
Ananda : Ya Bunda. Rasulullah adalah rembulanku. Bahkan katanya wajahnya lebih indah dari temaram purnama. Adakah Rasul berkenan menyapaku di surga?
Bunda : Kita minta pada Pemilik rembulan ya, Sayang.
Bunda : Sekarang boleh bunda tunjuk satu bintang, Sayang?
Ananda : Ya, Bunda. Kalo aku sanggup, aku akan menjemput dan membawanya pada Bunda.
Bunda : Sudah kok, Sayang. Sang pemilik bintang sudah mengantarkannya ke rumah Bunda. Bintang yang telah membuat dunia bunda bersinar kini sedang tidur di sisi bunda.. Bintang bunda adalah kamu, Sayang. Mau kan untuk terus memberi terang dunia hingga akhirat bunda?
Ananda : (Menatap..) Aku sayang bunda..
Bunda : (Memeluk erat dalam diam)
Rabbana hablana min azwajina wadzurriyyatina qurrata ’ayun waj’alna lil muttaqina imama

Note : Dan Ayah tetap menjadi bintang kesayangan bunda :)

1 comment:

Irfan A. Darfiansyah said...

subhanallah...
sang anak di tulisan ini sholeh banget...
moga anak t'dika-k'trian benar2 mjd pecinta Tuhannya,nabinya, dan al-Qur'an. aamiin.